Apa Bedanya Antara Impian dan Tujuan? Sepotong Nasihat Tentang Menetapkan Impian atau Menetapkan Tujuan

mimpi dan tujuan

Apa Bedanya Mimpi dengan Tujuan?

Awalnya aku menganggap jika mimpi dan tujuan adalah suatu hal yang tidak berbeda. Dengan artian memiliki makna dan ranah yang sama, hanya kata-katanya saja yang berbeda. Tapi, pegalaman hidup yang sudah ku lalui telah membuatku mengerti bahwa ternyata mimpi dan tujuan itu merupakan dua hal yang berbeda.

Jadi begini, dimulai dari apa itu mimpi dan apa itu tujuan .... Mimpi adalah hal yang diinginkan dan diharapkan suatu saat menjadi kenyataanㅡmimpi itu ada di dalam kepala, ada di dalam angan-angan, dan semua orang bisa bisa memilikinya. Sedangkan tujuan adalah penjabaran dari apa yang ingin dicapai yang bersifat sepesifik dan berorentasi pada tindakan (seperti cara yang dipakai untuk mencapainya dan langkah-langkah kongkrit yang harus dilakukan), realistis, dapat diukur, dan ada tenggat waktunya.

Banyak orang yang bermimpi ingin menjadi sukses, kaya, terkenal, dan lain sebagainya, akan tetapi tidak memiliki rencana yang spesifik untuk mencapainya. Apakah kamu salah satunya? Jika iya, maka sudah seharusnya bagi dirimu untuk mulai membenahi keadaan tersebut. Karena tanpa adanya rencana yang spesifik untuk mencapainya, mimpi akan menjadi sekedar mimpi.

"Set Dreams or Set Goals?"

Yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, menetapkan mimpi atau menetapkan tujuan? Setiap orang mungkin punya pendapat yang berbeda-berbeda untuk menjawab pertanyaan tersebut. Aku pun begitu, apa yang aku sampaikan disini adalah berdasarkan sudut pandang pribadiku, sekaligus sebagai penyemangat bagi diriku sendiri.

The Answer is "Translate Your Dreams to be Your Goals"

Ya! Mimpi dan tujuan memang dua hal yang berbeda, tapi bukan berarti tidak bisa disatukan dengan tanda kutip. Aku memiliki prinsip;
"Jika kamu memiliki mimpi, maka jadikan (mimpi) itu sebagai tujuan hidupmu."
ahmad ali buni quote

Kita memiliki angan lalu berimajinasi, dan di waktu yang sama kita juga memiliki kaki untuk berjalan dan mata untuk melihat ke depan. Yang aku maksudkan di sini adalah, karena kita memiliki mimpi maka kita harus berusaha untuk mewujudkannya. Aku pikir dengan cara ini kita bisa menjadikan diri kita seperti apa yang kita mau, karena sekarang mimpi itu telah kita artikan sebagai tujuan kita. Jadi, ubah mimpi menjadi tujuan.

Then Make Schedules

Perlukah? Sangat perlu. Di awal sudah aku sampaikan jika mimpi dan tujuan itu berbeda. Dan yang paling membedakannya adalah tujuan itu memiliki schedules sedangkan mimpi tidak. Karena sekarang mimpi itu sudah diterjemahkan menjadi sebuah tujuan, maka harus ada yang namanya schedules untuk merealisasikannya.

ahmad ali buni quote

Contoh; kita ingin membangun sebuah rumahㅡini impian 'yang menjadi tujuan'. Maka hal yang harus dilakukan adalah menentukan berapa biaya yang harus disiapkan, memilih lokasi dan desain bangunan yang bisa dicapai sesuai dengan biaya yang ada, menentukan kapan memulainya dan kapan harus selesaiㅡini schedules. Jadi ada rencananya, ada langkah-langkahnya, dan ada batas waktunya.

Execute

ahmad ali buni quote

Perlukah aku menjelaskannya?

Ahmad Ali Buni

SUBSCRIBE