6 Alasan Kalau Kuliah itu Penting! [Why College: Part 2]

By Ahmad Ali Buni - 4/07/2019

6 alasan kuliah itu penting

Jika sebelumnya saya menulis artikel tentang tidak pentingnya kuliah, pada artikel ini akan saya tunjukkan kenapa kuliah itu penting. I think it's fair enough ....

Dan tanpa terlalu banyak kalimat pembuka, inilah 6 alasan kenapa kuliah itu penting:

The Reasons Why College is Important!

1. Kuliah Mengajarkan Kita untuk Tidak Malas!

"Masalah yang besar bagi generasi penerus kita adalah mereka lebih malas dari generasi sebelumnya." [Deddy Corbuzier]
Ketika kuliah, secara langsung dan tidak langsung kalian akan dilatih dan dituntut untuk tidak malas. Kalian harus belajar, menyiapkan tugas dari dosen, bangun petang untuk mengikuti kelas pagi, dan segala hal yang mungkin akan membuat kalian berpikir kalau kalian tak ubahnya seekor kerbau yang di-pecut agar terus berjalan menarik luku ketika membajak sawah, itu semua ditujukan untuk melatih kalian agar terbiasa tidak malas. Pada akhirnya, secara sadar atau tidak sadar, kalian telah memiliki atau setidaknya telah terbiasa dengan yang namanya disiplin.

Mungkin untuk saat ini kalian belum merasakan dampaknya, tetapi disiplin merupakan bekal yang penting bagi kalian di masa depan nanti.

2. Kuliah Mengajarkan Kita untuk Belajar Membuat Target dan Bertanggung Jawab!

Saya yakin kalian memiliki keteguhan dan keyakinan akan impian kalian masing-masing, dan mungkin itu salah satu alasan kenapa kalian memutuskan untuk kuliah—sebagai langkah awal untuk mewujudkan impian kalian, may be. Tetapi, dengan memiliki impian saja itu tidak cukup, kalian juga harus memiliki yang namanya target. Kenapa? Karena impian tanpa target bisa jadi hanya akan menjadi sebuah impian saja.

Kuliah, menurut saya, memiliki hubungan yang erat dengan target. Melalui proses kuliah yang kalian jalani, kalian diajarkan dan dilatih untuk mengejar target—kalian diajarkan untuk menyelesaikan kuliah secepatnya. Kuliah itu ada targetnya—ada ujian dan ada tugas akhir sebagai contohnya—dan kalian harus mengejar targetnya. Dan itu dididik di diri kalian untuk belajar mengejar target, untuk kehidupan kalian sendiri tentunya—untuk bekal kalian nantinya jika sudah tidak kuliah lagi.

Pengalamanku ketika kuliah menjadi contoh yang sempurna untuk poin ini: Aku kuliah mengambil jurusan Manajemen. Aku sendiri menargetkan bisa lulus dalam waktu tidak lebih dari 4 tahun, yang ternyata bisa aku capai dalam waktu 3,5 tahun atau lebih tepatnya 7 semester saja. Caranya? Sebisa mungkin aku tidak mengulang mata kuliah, mau berapapun nilai yang aku dapatkan yang penting tidak mengulang—dan ternyata aku tidak mengulang sekalipun, lalu skripsi juga sebisa mungkin harus selesai secepatnya—yang ternyata bisa aku selesaikan dalam waktu 2 bulan, kemudian sidang yang menghasilkan revisi di sana-sini—yang juga aku selesaikan dalam waktu 1 minggu .... Terdengar seolah terlalu cepat atau bahkan tergesa-gesa? Ya, semuanya aku lakukan dengan tujuan agar bisa lulus dengan cepat, agar target lulus dalam 4 tahun bisa terpenuhi. Dan apa yang saya targetkan itu terpenuhi.

Tentu hal ini tidak lepas dengan kedisiplinan, karena disiplin itu sendiri memiliki andil yang sangat besar dalam mencapaian target.

To be responsible? Hmm. 

Aku punya pertanyaan untuk kalian, menurut kalian, apa artinya menjadi seorang sarjana? 

Kalau bagiku, menjadi seorang sarjana berarti menjadi agen perubahan di dalam masyarakat. Kenapa? Karena mau dimanapun Universitasnya, mau apapun jurusan yang diambil, dan apapun gelar yang nantinya mengekor di nama kita, tempat kita kembali adalah ke masyarakat. Bukan begitu? 

Di kuliah nanti, kalian akan dijarkan tentang hal itu. Dan kalaupun ternyata kuliah kalian nanti tidak mengajarkan hal itu (aku pikir hal ini tidak mungkin untuk diluputkan oleh kuliah manapun), kalian akan tetap menemukannya melalui kehidupan kuliah yang kalian jalani.

3. Kuliah Diperlukan untuk Mendapatkan Profesi-profesi Tertentu.

Di artikel yang sebelumnya saya mengatakan kalau kuliah itu tidak penting, karena untuk sukses pada kenyataannya tidak harus selalu dengan kuliah. BUT, jika kalian ingin sukses pada profesi tertentu, maka kalian harus kuliah. Seperti halnya kalau kalian ingin menjadi dokter, maka kalian harus kuliah kedokteran—karena tidak ada jalan lain selain itu, dan ini berlaku untuk profesi-profesi lainnya. 

Jadi, ingin jadi apa kalian kelak, apakah untuk mewujudkannya perlu kuliah atau tidak, aku rasa sudah cukup jelas. Atau mungkin ada di antara kalian yang belum terpikir ingin menjadi apa di masa depan nanti? Kalau ternyata demikian, ada baiknya kalau kalian mulai memikirkannya sedini mungkin.

4. Lingkungan & Koneksi.

Jika kalian masuk ke dalam lingkungan yang terpelajar, bergaul dan berteman dengan orang-orang yang terpelajar, maka masa depan kalian mungkin akan lebih baik dibandingkan mereka yang tidak. Kenapa? Karena kalian mempunyai teman-teman yang bisa menjadi koneksi suatu saat nanti ketika kalian membutuhkannya. Inilah yang menjadi alasan terpenting kenapa kalian harus kuliah, yaitu untuk menemukan dan membangun koneksi kalian. Bahkan kalau perlu jadikan hal ini sebagai sebuah keharusan ketika kalian nanti kuliah. Seriously.

5. Membangun Karakter Intelektual.

Ini berhubungan dengan lingkungan pada poin sebelumnya. Di perguruan tinggi, kalian akan bertemu orang-orang (seperti dosen dan teman) dengan berbagai pendapat dan gaya hidup yang akan menantang pemikiran kalian dengan cara yang baru, memberi kalian kesempatan untuk belajar tentang berbagai hal, tempat, dan orang-orang yang mungkin tidak pernah kalian temukan sebelumnya. Ini dapat memperluas wawasan sekaligus membangun karakter intelektual kalian seperti; cara kalian menghadapi orang, cara kalian berbicara, cara kalian bergaul, cara kalian berpikir, cara kalian bersikap, dan lain sebagainya. Itu semua adalah karakter intelektual yang bisa kalian dapatkan dengan kuliah (yang mungkin menjadi tempat terbaik untuk mendapatkannya).

6. Lulusan Perguruan Tinggi Masih Diperhitungkan oleh Masyarakat.

Tentu ini karena pandangan masyarakat yang menganggap bahwa kalian adalah orang yang terpelajar, dan seorang yang terpelajar akan selalu mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat. Dan maka dari itu, baik kalian yang lulusan sarjana, pascasarjana, doktor, dan lain sebagainya, nama kalian akan lebih diperhitungkan oleh masyarakat. Saya tidak mengatakan kalau lulusan perguruan tinggi lebih baik dibandingkan yang tidak. Bahkan, ketika masih menjadi seorang mahasiswa pun, kalian akan lebih didengarkan oleh masyarakat. Contohnya? Hmm. Demo saja, akan lebih diperhitungkan jika demonya adalah demo mahasiswa. Seperti demo mahasiswa tahun 1998 .... ☺️

So, that's why college is important.

Dan tidak hanya itu saja sebenarnya, karena masih banyak alasan yang membuat kuliah itu penting. Seperti halnya untuk para wanita (now I talking to you all the future mom) ... iya, kamu, ketika nanti kalian memiliki anak, bayangkan, bagaimana tumbuh dan kembangnya jika dididik oleh seorang ibu yang terpelajar .... Aku yakin kalian akan mendidik anak kalian jauh lebih baik dibandingkan yang dilakukan oleh orang lain. Aku percaya itu.

Atau alasan lain seperti untuk membanggakan orangtua, mungkin .... 😌

Ya, kuliah bisa menjadi penting dan tidak penting, itu semua tergantung pada kalian. Di satu sisi kalian bisa sukses tanpa perlu untuk kuliah, dan di sisi lain kalian bisa membangun hal-hal berbeda yang tidak akan kalian dapatkan jika kalian tidak kuliah. Jadi ini benar-benar dua hal yang berbeda—ada yang pro dan ada yang kontra—dan itu semua terserah kepada kalian.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments